Ojek Pangkalan Yang Tersisih
Tidak terasa waktu terus berjalan hingga akhirnya sampailah saya di penghujung Desember tahun 2025. Dan beberapa bulan ke depan berarti saya akan menggenapkan waktu dua tahun bekerja di sini, Wates, Kulon Progo . Sebuah kota yang menjadi ruang hidup bagi saya. Tempat saya terbangun di pagi hari, berangkat kerja, kemudian kembali ke mess yang tidak jauh dari kantor. Wates bukanlah kota besar dengan gedung tinggi, jalanan yang penuh lalu lalang kendaraan dan hiruk pikuk manusia yang ada di dalamnya. Wates hanyalah sebuah kota kecil yang tenang, sederhana, dan berjalan pelan dengan iramanya sendiri. Justru di sinilah saya belajar tentang waktu—tentang bagaimana hidup tidak selalu harus berlari. Dan ini sesuai dengan jiwa saya yang mungkin bukan termasuk tipe petarung hebat dan kuat untuk menaklukan persaingan di rimba kota yang liar. Setiap Jumat malam, saya melakukan perjalanan pulang ke rumah. Karena memang rumah saya bersama keluarga bukan di Wates. Home base saya ada di kota kecil jug...